Seberapa Baik kita Menjaga Dengan Dunia Di Mana kita Tidak Bisa Yakin Dengan Hal-Hal yang kita Pikirkan Ketahui?

Seberapa Baik kita Menjaga Dengan Dunia Di Mana kita Tidak Bisa Yakin Dengan Hal-Hal yang kita Pikirkan Ketahui?

Saya tidak jarang pergi ke pertemuan sarapan di Sci-tech Daresbury, di mana semua ilmuwan bertemu pengusaha dari seluruh jenis. Tentu saja dalil kita seluruh pergi ke sana dengan harapan memungut bisnis, tetapi, apakah saya menciptakan kontak bisnis yang berfungsi atau tidak, saya tidak jarang kali menikmatinya.

Itu sebab saya bertemu orang-orang yang menarik, dan / atau orang-orang mengerjakan hal-hal yang menarik. Saya sering mengejar diri saya berkata kepada orang-orang yang tercebur dalam hal-hal yang tidak bisa saya pahami, tetapi tersebut selalu menciptakan saya terpesona. Saya merasa senang dapat mengembangkan mental dan menjadi sadar bakal ide-ide baru.

Kita seharusnya tidak pernah berhenti belajar. Saya ingat ucapan-ucapan Wakil Rektor Universitas Bristol, Andrew Merrison, pada Hari Wisuda saya: “Saya harap kita tidak bakal pernah mencerminkan hari ini sebagai hari Anda menuntaskan pendidikan Anda. Jika kita melakukannya, kami bakal gagal!”

Juga baik diingatkan alangkah cepatnya dunia berubah. Pengetahuan yang dulu saya miliki kini ketinggalan zaman.

Ketika saya masih di sekolah saya diciptakan untuk mengutamakan diri lumayan awal, jadi saya tidak pernah belajar tidak sedikit sains. Lagi pula saya tidak jarang kali tahu bahwa tidak sedikit dari apa yang sudah saya pelajari barangkali akan digantikan oleh kemajuan. Ngomong-ngomong, saya tidak memikirkan penemuan roda, namun Anda memahami maksudnya.

Baca Juga : http://zouwin.com/memanfaatkan-ponsel-pintar-dalam-kehidupan/

Saya melanjutkan belajar ekonomi. Itu ialah lelucon yang telah usang pada masa itu, dan tidak diragukan lagi bahkan lebih dikenakan sekarang, bahwa masing-masing tahun mereka memutuskan pertanyaan ujian yang sama: guna membuat anda masih waspada, mereka melulu mengganti jawaban http://www.eleonoratubis.com. Saya mesti menuliskan bahwa ada sejumlah kebenaran di dalamnya. Jelas bahwa George Osborne mempelajari serangkaian jawaban yang bertolak belakang dari jawaban yang saya ajarkan!

Seberapa Baik kita Menjaga Dengan Dunia Di Mana kita Tidak Bisa Yakin Dengan Hal-Hal yang kita Pikirkan Ketahui?

Namun saya pikir saya lumayan aman dengan sejarah. Baiklah, tidak jarang kali ada tidak sedikit teori baru. Saya ingat mesti mempelajari Pandangan Lama dan Pandangan Baru tentang nyaris segalanya, sehingga saya bisa menunjukkan untuk penguji bahwa saya benar-benar mempelajari subjek tersebut. Tetapi fakta ialah fakta. Bukan? Jadi saya benar-benar kagum baru-baru ini mengejar bahwa sejumlah fakta sangat terkenal mengenai diri anda sendiri – Inggris – sedang ditantang.

Saya diajari bahwa Inggris prasejarah merasakan serangkaian invasi, datang dalam gelombang dari benua dekat. Orang-orang Zaman Batu Tua dihancurkan, atau diusir ke ujung-ujung Irlandia, Skotlandia dan Wales, oleh orang-orang Zaman Batu Baru, yang pada gilirannya digantikan oleh Orang-orang Zaman Perunggu, pun disebut orang-orang Iberia, yang pasti saja diganti oleh Celt, yang membawa Zaman Besi.

Kemudian pola tersebut dipatahkan oleh orang-orang Romawi yang datang, melihat, menaklukkan, dan kesudahannya pergi, meninggalkan anda dengan tidak sedikit jalan, bangunan, hukum dan ucapan-ucapan Latin, tanpa benar-benar menjajah Inggris. Kemudian pulang ke model sebelumnya, saat Angles dan Saxon menyerbu dan membumihanguskan bangsa Celtic yang selamat di Utara dan Barat yang ekstrem, laksana sisa-sisa semua pendahulu mereka.

Baca Juga : http://zouwin.com/cara-memilih-pelatihan-guru-yoga-yang-tepat/

Dengan demikian Angles dan Saxon bergabung ke dalam bahasa Inggris, menjelaskan kenapa ada bahasa dan kebiasaan yang bertolak belakang di pulau-pulau ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *